DI era 70-an sampai 90-an, pilihan profesi yang dicita-citakan kaum remaja, boleh jadi masih amat terbatas. Ya, kalau tidak menjadi dokter, insinyur, pilot, bekerja di bank, atau pegawai negeri. Itulah jawaban yang bakal keluar ketika seorang anak ditanyakan apa cita-citanya.
NAMUN, seiring perkembangan zaman, pilihan profesi pun mengalami perubahan. Profesi-profesi baru pun bermunculan. Apalagi, ketika era industri kreatif yang belakangan semakin digaungkan, pilihan profesi pun kian berkembang. Sebut saja, presenter televisi, penyiar radio, disc jockey, penari, sound enggineer, penata musik film, pemusik, pengusaha rekaman minor label, sineas, atau ...
|